Ramadhan, Adisti and Yasni, Mujnitri (2024) Laporan Kerja Praktik Di PT. Dirgantara Indonesia. [Experiment] (Unpublished)
![[thumbnail of KP Full Text]](http://repository.uicm.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
KP Full Text Mujnitri Yasni.pdf - Submitted Version
Download (7MB)
Abstract
PT Dirgantara Indonesia (PTDI) adalah salah satu perusahaan kedirgantaraan pribumi di Asia dengan kompetensi inti dalam desain pesawat dan pengembangan, manufaktur struktur pesawat, perakitan pesawat, dan jasa pesawat untuk sipil dan militer cahaya dan pesawat menengah. Pada tanggal 26 April 1976 perusahaan ini didirikan oleh Dr. BJ. Habibie sebagai Direktur Utama yang diberi nama PT Industri Pesawat Terbang Nurtanio dan Pada Agustus 1976 diresmikan oleh Presiden Soeharto yang disebut PT Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) dan pada 11 Oktober 1985 semua produksi pesawat terbang dipindahkan ke PT IPTN. Namun pada tanggal 24 Agustus 2000 nama IPTN diubah menjadi PT Dirgantara Indonesia (PTDI) atau Dirgantara Indonesia (Iae) yang diresmikan oleh presiden Republik Indonesia KH. Abdurrahman Wahid dan sampai saat ini diakuisisi oleh BUMN. PTDI berlokasi di Jalan Padjajaran No. 154, Kota Bandung, Jawa Barat. Target pemasaran PT DI adalah maskapai penerbangan sipil, militer, Basarnas, kepolisian, Pemerintah Daerah, penerbangan sipil, pengangkutan barang dan evakuasi pada saat bencana alam. Pengolahan limbah yang terdapat di PTDI dilakukan oleh perusahaan lain untuk diproses. Sumber air baku yang akan diolah di Water Treatment Plant PT. Dirgantara Indonesia ini berasal dari Sungai Cibeureum yang memiliki debit rata-rata maksimum sebesar 38000 liter/detik dan debit rata-rata minimum sebesar 750 liter/detik. Bonding merupakan salah satu proses penyatuan dua buah komponen atau lebih dengan menggunakan suatu material pengikat atau adhesive yang dipakai dalah struktur part, part adalah bagian atau komponen pesawat yang akan menerima pelapisan anodisasi. Tugas khusus yang dilakukan evaluasi kegosongan (burning) di operasi Surface Preparation untuk part Longeron Bell 412 dengan Part Number 212-030-128-165H agar tidak terjadi kegosongan (burning). Hal yang perlu diperhatikan agar mendapatkan hasil yang optimal di operasi Surface Preparation adalah pengikatan yang kuat pada proses racking dan juga waktu pencelupan yang digunakan sesuai dengan fungsi masing-masing larutan. Evaluasi part yang sudah dilakukan mendapatkan hasil yang sesuai dengan standar yang ada di process sheet dengan ditunjukan adanya warna pengkilapan pada part di Dark Room yang artinya lolos dan dapat dilanjutkan ke proses selanjutnya yaitu primer application, oven primer, cutting adhesive & lay up bonding, vacuum bagging, curing, debagging fitter finishing, non destructive test (ultrasonik) dan painting.
Item Type: | Experiment |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | PTDI, part, anodisasi, burning. |
Subjects: | Kerja Praktik > Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Kimia |
Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Kimia |
Depositing User: | Admin Repository UICM |
Date Deposited: | 25 Feb 2025 05:15 |
Last Modified: | 25 Feb 2025 05:15 |
URI: | http://repository.uicm.ac.id/id/eprint/86 |