PRARANCANGAN PABRIK KIMIA ASETON DENGAN PROSES DEHIDROGENASI ISOPROPIL ALKOHOL DENGAN KAPASITAS 30.000 TON/TAHUN

Permana, Alan and Hidayat, Muhammad Fikri Ibnu (2023) PRARANCANGAN PABRIK KIMIA ASETON DENGAN PROSES DEHIDROGENASI ISOPROPIL ALKOHOL DENGAN KAPASITAS 30.000 TON/TAHUN. S1 thesis, Universitas Insan Cendekia Mandiri.

[thumbnail of Skripsi.pdf] Text
Skripsi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

Pabrik Aseton dari Isopropil Alkohol akan dibangun di Kawasan Industri Cilegon, Banten dan beroperasi selama 330 hari dalam setahun, dengan proses produksi selama 24 jam dalam 1 hari. Pabrik Aseton dirancang dengan kapasitas 30.000 ton/tahun, menggunakan bahan baku Isopropil Alkohol yang diperoleh dari PT. Graha Jaya Pratama Kinerja yang berlokasi di Jakarta Barat. Perusahaan akan didirikan dengan badan hukum Perseroan Terbatas (PT), dengan jumlah karyawan 148 orang. Luas tanah yang diperlukan adalah 25.000 m2. Proses pembuatan Aseton berlangsung melalui reaksi dehidrogenasi dalam Reaktor Fixed Bed Multitubular dengan katalis Cu-Pt dalam fase gas, yang beroperasi secara non isothermal dan non-adiabatis dengan suhu umpan masuk 350oC dan didapat konversi sebesar 91%. Campuran hasil reaksi keluar reaktor kemudian didinginkan sampai mencapai titik embun sebelum masuk ke condensor partial (CD-01). Sehingga condensable gas mengembun dalam condensor partial (CD-01). Kemudian fase gas dan cair dipisahkan pada separator (SD 01). Hasil bawah (SD-01) diumpankan ke Menara Distilasi 1 (MD-01) untuk memurnikan aseton hingga 99,47% sebagai produk. Hasil atas (MD-01) kemudian disimpan pada tangki penyimpan produk (T-01). Sedangkan hasil bawah di tampung di tangki 3 (T-03). Sarana dan prasarana pendukung proses yang digunakan meliputi kebutuhan air sebanyak 11.360.000 kg/tahun yang di peroleh dari air Cidanau dan PDAM. Kebutuhan NaK sebagai bahan pemanas sebanyak 5.140.534,06 kg/tahun, daya listrik sebesar 10,54 kWh/kg produk disuplai dari PLN dengan cadangan 1 buah generator, dan bahan bakar batu bara sebanyak 3.484.942,41 Kg/tahun. Hasil evaluasi ekonomi, nilai Fix Capital Investment (Rp 1.115.982.916.054,41); Manufacturing Cost (Rp 598.202.847.483,95); dan General Expenses (Rp 634.291.618.461,58). Analisis kelayakan menunjukkan nilai ROI sebelum pajak adalah 39% dan nilai ROI sesudah pajak adalah 23%. POT sebelum pajak adalah 3,65 tahun dan POT setelah pajak adalah 4,90 tahun. Nilai BEP adalah 44,63% dan nilai SDP adalah 27,3%. Suku bunga dalam DCF selama 10 tahun rata-rata adalah 10,36% dengan nilai IRR adalah 15,18%. Dengan demikian ditinjau dari segi teknis dan ekonomi, pabrik Aseton dengan kapasitas 30.000 ton/tahun layak dikaji lebih lanjut.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Aseton, Isopropil Alkohol, Reaktor Fixed Bed Multitubular
Subjects: S1-Skripsi > Fakultas Teknik > Teknik Kimia > 2023
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Kimia
Depositing User: Admin Repository UICM
Date Deposited: 23 Feb 2025 03:21
Last Modified: 26 Feb 2025 14:13
URI: http://repository.uicm.ac.id/id/eprint/77

Actions (login required)

View Item
View Item