Salimah, Nur Aini (2025) PERBANDINGAN EFEKTIVITAS DETEKSI KANDUNGAN FORMALIN PADA PRODUK IKUTAN HASIL TERNAK BROILER MENGGUNAKAN EKSTRAK KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus). S1 thesis, Universitas Insan Cendekia Mandiri.
Sampul - Nur Aini Salimah.pdf
Download (2MB)
BAB I - Nur Aini Salimah.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (570kB) | Request a copy
BAB II - Nur Aini Salimah.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (947kB) | Request a copy
BAB III - Nur Aini Salimah.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (992kB) | Request a copy
BAB IV - Nur Aini Salimah.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (492kB) | Request a copy
BAB V - Nur Aini Salimah.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (239kB) | Request a copy
Daftar Pustaka - Nur Aini Salimah.pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB) | Request a copy
Abstract
Formalin merupakan bahan kimia berbahaya yang sering disalahgunakan sebagai pengawet pada produk pangan, termasuk produk ikutan hasil ternak broiler seperti usus, kulit, dan ceker. Indikator alami yang digunakan untuk mendeteksi kandungan formalin yaitu ekstrak kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) namun efektivitas dan presentase campuran dengan pelarut belum diketahui. Tujuan penelitian ini untuk membandingkan efektivitas ekstrak kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) dalam mendeteksi kandungan formalin pada produk ikutan hasil ternak broiler melalui uji perubahan warna. Analisis data menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan dua faktor, yaitu konsentrasi ekstrak kulit buah naga merah (A1 = 60%, A2 = 50%, A3 = 40%) dan jenis sampel produk ikutan (P1 = usus, P2 = kulit, P3 = ceker). Penelitian ini menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak kulit buah naga merah (Faktor A) berpengaruh nyata terhadap intensitas perubahan warna sedangkan jenis sampel (Faktor P) tidak berpengaruh nyata. Perlakuan A1 (Konsentrasi 60%) menghasilkan rata-rata skor tertinggi (9.3333) dengan intensitas warna merah tua hingga ungu pekat, sedangkan A3 (Konsntrasi 40%) memberikan skor terendah (5.0000) dengan warna lebih pucat. Semakin tinggi konsentrasi ekstrak, semakin jelas perubahan warna yang terjadi, sehingga meningkatkan efektivitas deteksi formalin. Hasil uji pada penelitian menunjukan ekstrak kulit buah naga merah efektif digunakan sebagai indikator alami untuk mendeteksi formalin pada produk ikutan hasil ternak broiler, dengan konsentrasi optimal pada perlakuan A1 (Konsentrasi 60%). Penelitian ini mendukung potensi pemanfaatan ekstrak kulit buah naga merah sebagai bahan dasar pembuatan starter kit deteksi formalin yang sederhana, murah, aman, dan ramah lingkungan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi > Fakultas Pertanian > Peternakan 2025 |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Program Studi Peternakan |
| Depositing User: | Admin Repository UICM |
| Date Deposited: | 18 Feb 2026 03:29 |
| Last Modified: | 18 Feb 2026 03:32 |
| URI: | http://repository.uicm.ac.id/id/eprint/103 |
